Nah, itu adalah judul prosais yang pernah saya tulis di sebuah antologi.
Prosais itu apa ya?
Hmmm gugling aja deh ya hahaha
Terdiri dari 5 sub judul
Mimpi Sang Putri
Aku bermimpi tentang mobilku. Bukan mobil mini, tetapi ia harus besar dan baru. Mobil yang bisa membawa ayah, bunda, kakak, nenek, paman, bibi dan semua orang kesayanganku. Mobil yang bisa diparkir di sepetak halaman rumahku.
Namun, kata Bunda, tak ada mobil yang cukup untuk membuat semua. Jika mau, aku harus membeli sebuah bus armada. Bus yang lapang dan penuh cinta. Bus yang akan diparkir di kebun kecil ayahanda.
"Berapa harga mobil, Bunda?" Benakku dipenuhi tanda tanya.
"Mobil dan bus harganya ratusan juta, Nak," Jawab Bunda yang membuatku membelalakkan mata.
"Ah, Bunda! Kenapa tak ada mobil yang harganya dua juta?" Bunda tertawa dan aku menundukkan kepala.
"Betapa lucu dan polosnya engkau, Nak." Wanita paruh baya itu bergumam seraya memandang gadis kecilnya sejenak, "Bahagialah selalu engkau kini dan kelak. Janganlah kau alami apa yang kualami, kala masa kecilku jauh dari gelak."
To be continued...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar