Dear my readers, maafkan ya, kemarin tidak ada post, karena sengaja, kemarin kan tanggal merah, that was the family time. Jadi kalau tanggal merah saya usahakan tidak ada post heheheh 😂
Eits, jangan salah. Family time without gadget itu penting lho. Tapi tetap aja sih, susah ya menghindari gadget. Kalaupun jalan-jalan ke manaa gitu sama keluarga, tetep aja pengen posting-posting, foto-foto cantik nan estetik, yang menunjukkan bahwa Keluarga Kita Happy, Lho. Keluarga Kita Harmonis, Lho. Anak-anak Kita Sehat, Ceria dan Manis-manis, Lho.
Yup, di era medsos ini memang banyak keluarga yang berlomba-lomba memperlihatkan keharmonisan mereka di medsos. Apakah itu salah?
Eits, sangat-sangat tidak salah. Malah bisa jadi sangat harus memperlihatkan keharmonisan di medsos, supaya jomlo-jomlo atau single-single fighter percaya bahwa masih banyak pernikahan yang awet, harmonis, akur dan saling menyayangi antar keluarga.
Tahu dong fenomena sekarang ini bahwa tingkat perceraian semakin tinggi. Penyebabnya selain karena ketidakcocokan, kurang komunikasi, faktor ekonomi ternyata intensitas penggunaan medsos pun berpengaruh.
Wow, kenapa, tuh, medsos bisa memporak porandakan mahligai pernikahan? Yah, tidak lain dan tidak bukan, medsos menghubungkan kita dengan berbagai macam orang yang mungkin baru kita kenal, kemudian berkomunikasi intens, atau orang lama yang kita temui dan berhubungan kembali.
Yahh, memang lumayan ngeri pertemanan di dunia medsos ini jika kita tidak punya iman yang kuat. Maksud ngeri disini, ketertarikan kepada lawan jenis akan sangat diuji setiap harinya. Di medsos, berbagai macam orang dengan penampilan fisik yang menarik banyak berseliweran. Baik orang biasa, mungkin teman kita, atau temannya teman kita, saudaranya teman kita, pokoknya orang-orang yang kita kenal di dunia nyata atau di dunia maya. Ataupun selebritis-selebritis yang kita idolakan.
Mungkin ada yang berpendapat, enggak apa-apa dong kalau jomblo tertarik sama orang-orang di medsos. Ya itung-itung sedang Fit and Proper Tes Jodoh hehe. Nah, ternyata eh, ternyata pilih-pilih jodoh via medsos itu, kadang nggak berhasil, Nak. Kadang yang dilihat di medsos, cantik, baik, pinter, perhatian, itu ternyata hanya pencitraan hihihi. Istilahnya status-status di Ig, Wa FB itu kebanyakan sudah dipoles sedemikian rupa hingga terlihat menjanjikan.
Tapi, yaa ada yang berhasil juga sih, mendapat jodoh via medsos, tapi banyak juga yang zonk alias kamuflase, malah predator atau pedofil, duh mudah-mudahan kita dan anak-anak kita dihindarkan dari mereka ya... 😓
Terus harus bagaimana?
Bersambung yaa, harus masuk kelas soalnya hahaha, maafkan nggak jelas 😕
see you 😁
Tidak ada komentar:
Posting Komentar