Rabu, 18 Mei 2022

The First Time I Had My Own Book


Kamis gerimis, waktunya Book Review, eh, tapi nggak germis kok disini hehe...

Book Review pertama ini, saya akan menceritakan buku pertama saya hahaha, jadi maaf yah, mungkin sesi book review ini akan sedikit mengandung promosi 😂. Meskipun sebagian ada yang masih ready sebagian ada yang sudah tidak dicetak. Tapi setidaknya saya pernah menjadi salah satu penulis di buku itu. Salah satu penulis? Hehehe, iya, sista/brada, jadi buku yang akan saya review kali ini yaitu buku antologi saya yang pertama. Memang sudah berapa buku antologi yang saya tulis? Hmmm, nanti lah ya saya ceritakan di sesi kamis ini. Pokoknya readers semua harus hapal ada berapa buku antologi yang saya punya, soalnya nanti keluar di ujian akhir, wkwkwkwk, maaf ya garing bodorannya 😅

Nah, kita mulai ya.
Buku ini berjudul Welcome To Becoming Writer. By the way, teman saya sesama guru B.Inggris yang IPK nya hampir 4, sempat protes sama judul ini ketika saya promosi hehe. Katanya, masa sudah To verb nya ing? Kan kalau mau To verbnya nggak pake ing. Kalau verb nya pake ing, jangan ada To. Gitu katanya hihihi. Saya cuma bilang, entahlah, kata editornya gitu hihihi, dasar ga mau mikir saya ini, nerima aja lah apapun kata editor 😁

Baik, kita tinggalkan persoalan judul, kita beranjak ke penerbit.
Buku ini diterbitkan oleh penerbit indie yaitu penerbit WR. Nah yang paling penting yaitu komunitas yang menggagas dibuatnya buku ini. Komunitas ini bernama @nulisyuk. Saya kenal komunitas ini di instagram. Jadi kadang kalau ada challenge nulis gitu, saya suka semangat aja ikutan. kadang yang free kadang yang berbayar. kalau di bawah 100k dan temanya menarik, saya biasanya ikutan. 

Balik lagi ke komunitas @nulisyuk.
Jadi komunitas ini founder nya adalah seorang penulis bernama Jee Luvina. Mungkin ini nama pena beliau ya, saya kurang tahu nama asli beliau. Salut sekali saya sama ibu muda ini, sangat produktif dalam menulis dan mengelola kemunitas dengan ribuan member. Selain buku antologi pertama ini, saya pun ikut juga di buku antologi yang kesekian di tahun 2021. Nanti ya saya ceritakan hehe 

Buku Welcome to Becoming Writer ini mengambil tema alasan atau strong why mengapa kita (para penulis disini) mau jadi penulis. Disini ada beberapa penulis yang sudah banyak jam terbangnya, juga ada yang masih "kicik" alias baru mulai seperti saya hehe.
Oiya, disini juga ada Ibuk Retno Hening menceritakan awal mulanya beliau menulis buku parenting bagaimana mendidik putri-putrinya yang lucu-lucu itu.

Saya sendiri menuangkan tentang bagaimana saya yang bukan siapa-siapa, bisa menjadi seseorang setidaknya nama saya bisa tercatat di buku itu hehe. 

Buku ini berisi 288 hal, lumayan tebal memang. Ternyata ini buku antologi saya yang paling tebal.
By the way, ternyata saya menuliskan quote yang lumayan keren, hahaha, -menurut saya sih 😆- tentang menulis. 
"Membaca membuatmu pintar, menulis membuatmu, pintar, kaya dan panjang umur" 

Okay, segitu dulu ya. See you tomorrow 😇

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Passport Story

Ga apa-apa saya dibilang kampungan atau malu-maluin. Dibilang telat, kemana aja, gitu doang meni hewir alias riweuh. Orang lain juga punya t...